Bupati Blitar Rijanto Gelar Mutasi Jabatan, 12 Kepala OPD Pemkab Blitar Berganti Posisi, 2 OPD Masih Kosong

Bupati Blitar Rijanto Gelar Mutasi Jabatan, 12 Kepala OPD Pemkab Blitar Berganti Posisi, 2 OPD Masih Kosong
Bupati Blitar Rijanto melantik 120 pejabat setelah dilakukan rotasi dan mutasi pada Senin (12/10/2026).

Daily Dose Indonesia – Pemerintah Kabupaten Blitar merotasi dan memutasi 120 pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Senin (12/10/2026). Dari jumlah tersebut, 12 pejabat pimpinan tinggi pratama mendapat penugasan baru. Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Kesehatan dan Asisten Pemerintahan masih kosong.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji berlangsung di Ruang Candi Penataran. Bupati Blitar Rijanto mengatakan, rotasi dan mutasi menjadi bagian dari penyegaran birokrasi agar organisasi pemerintahan tetap dinamis.

Bacaan Lainnya
Banner DBHCHT Pemkab Blitar September 2026

Menurutnya, penataan jabatan diperlukan untuk menjaga semangat aparatur dalam menjalankan tugas sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar.

“Bukannya enggak jalan, jalan, tapi perlu ada refreshing. Penyegaran itu perlu. Dan itu di mana-mana, Presiden aja di-refresh,” ujar Rijanto.

Ia juga menyebut rotasi dan mutasi akan dilakukan sesuai kebutuhan organisasi, termasuk untuk mengisi jabatan kosong akibat aparatur sipil negara (ASN) memasuki masa pensiun.

Kepala BKPSDM Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto menjelaskan, penataan jabatan telah melalui mekanisme kepegawaian. Usulan terlebih dahulu disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh pertimbangan teknis sebelum pelantikan berlangsung.

Dalam pergeseran jabatan pimpinan tinggi pratama, Puguh Imam Susanto kini menjabat Kepala BKPSDM setelah sebelumnya memimpin Dinas Perhubungan. Posisi Kepala Dinas Perhubungan kemudian diisi Bayu Aji Mariska, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Jabatan Kepala DPMPTSP kini diemban Achmad Cholik, yang sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran. Posisi Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran selanjutnya diisi Bambang Dwi Purwanto, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli.

Sementara itu, Hendry Bagus Dwitanto bergeser dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) menjadi Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik. Posisi Kepala DP3APPKB kemudian dijabat dr. Christine Indrawati, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan. Pergeseran tersebut membuat posisi Kepala Dinas Kesehatan masih kosong.

Perubahan juga terjadi pada jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Posisi tersebut kini dijabat Ivong Berttyanto, yang sebelumnya memimpin Dinas Tenaga Kerja. Jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja kemudian dipercayakan kepada Toha Mashuri, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli.

Di sektor koperasi dan perdagangan, Darmadi bergeser dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Sebaliknya, Dra. Sri Wahyuni yang sebelumnya memimpin Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah kini menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Pertukaran penugasan juga terjadi antara Dinas Peternakan dan Perikanan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Dr. Jumali yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kini memimpin Dinas Peternakan dan Perikanan. Sementara itu, Heri Widyatmoko bergeser dari Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Selain pergeseran 12 pejabat tersebut, pelantikan juga mencakup pengukuhan kembali Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami.

Meski penataan jabatan telah berlangsung, posisi Kepala Dinas Kesehatan dan Asisten Pemerintahan masih belum terisi pejabat definitif. Pemkab Blitar menata jabatan sesuai kebutuhan organisasi dan mekanisme kepegawaian yang berlaku.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *