Mas Ibin Tekankan Profesionalisme ASN, Minta Kepala OPD Jadi Teladan

Mas Ibin Tekankan Profesionalisme ASN, Minta Kepala OPD Jadi Teladan
Walikota Blitar Mas Ibin memberikan pengarahan dalam Apel ASN pasca Pemkot Blitar terima penghargaan pelayanan terbaik nasional, Senin (21/9/2026).

Daily Dose Indonesia – Walikota Blitar Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin menekankan pentingnya penguatan tugas dan profesionalisme bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar, Senin, 21 September 2026.

Hal tersebut disampaikan Mas Ibin saat memimpin apel upacara gabungan di lingkungan Pemerintah Kota Blitar. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang selama ini telah menjalankan tugas secara profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, apalagi Kota Blitar sekarang berada di posisi nomor urut 6 atas pencapaian Indeks Pengelolaan ASN (IPANS) secara Nasional.

Bacaan Lainnya
Banner DBHCHT Pemkab Blitar September 2026

Mas Ibin mengatakan, tugas ASN bukan semata-mata berkaitan dengan gaji maupun pendapatan yang diterima. Menurutnya, pengabdian sebagai ASN juga memiliki nilai sosial dan moral karena berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan pemerintahan.

“Selain mengapresiasi, saya juga kembali mengingatkan tentang tugas yang mulia bagi para ASN dan kita semua tentunya dalam melayani masyarakat dan membangun pemerintahan. Tugas itu tidak hanya berujung pada gaji atau uang, tetapi juga menjadi amal yang nanti kita bawa,” ujar Mas Ibin.

Ia juga memahami adanya tantangan yang dihadapi ASN di tengah kebijakan efisiensi. Menurutnya, terdapat sejumlah pegawai yang merasakan pendapatan lebih kecil, sementara beban pelayanan justru semakin bertambah.

Terlebih, beberapa sektor pelayanan publik membutuhkan layanan dalam waktu panjang, bahkan hingga 24 jam. Karena itu, Mas Ibin meminta agar pelaksanaan tugas tetap dilakukan secara profesional tanpa membebani ASN secara berlebihan.

“Saya minta untuk digilir secara profesional dan tidak memberatkan teman-teman. Jangan sampai karena layanan kita bertambah kemudian jam kerja teman-teman juga ditambah,” tegasnya.

Mas Ibin menekankan, pelaksanaan tugas ASN pada prinsipnya harus tetap mengacu pada ketentuan jam kerja yang telah ditetapkan. Ia menilai penambahan beban kerja dan jam kerja perlu menjadi perhatian agar tidak menimbulkan ketidakseimbangan antara tanggung jawab dengan hak yang diterima pegawai.

“Jangan sampai jam kerja ditambah, tetapi gaji dipotong. Itu saya rasa tidak oke,” katanya.

Di sisi lain, Mas Ibin meminta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan contoh dan menjadi teladan bagi jajaran di bawahnya. Ia menyebut kepala OPD memiliki tanggung jawab yang lebih besar karena menjadi salah satu ujung tombak dalam memastikan pelayanan pemerintahan berjalan dengan baik.

“Untuk kepala-kepala OPD, saya minta memberi contoh yang baik. Karena kepala OPD sudah mempunyai tanggung jawab yang lebih besar daripada ASN biasa,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pejabat yang berada pada posisi pimpinan memang memiliki tuntutan tanggung jawab yang berbeda. Terutama karena kepala OPD menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan ketika masyarakat Kota Blitar membutuhkan.

“Kalau yang biasa, saya minta tugasnya sesuai dengan jam kerja yang sudah ditetapkan. Sedangkan yang kepala OPD, saya minta jam kerja lebih karena beliau adalah ujung tombak pelayanan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *