Daily Dose Indonesia – DPRD Kabupaten Blitar menegaskan dukungannya terhadap penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Hal ini terlihat saat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Blitar, M. Rifai, bersama anggota Komisi II menghadiri pengukuhan Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Blitar masa jabatan 2025–2030, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Ruang Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar itu juga dihadiri anggota DPRD Jawa Timur Guntur Wahono, jajaran pemerintah daerah, serta pelaku koperasi.
- DPRD Kabupaten Blitar Keluarkan 20 Rekomendasi LKPJ Bupati Blitar 2025, Soroti Anggaran hingga Pemerataan Pembangunan
- Belajar Demokrasi Sejak Dini, Puluhan Siswa SD Ikuti Simulasi Sidang di DPRD Kabupaten Blitar
- Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Turun Langsung Awasi Tes Akademik SMP, Pastikan Berjalan Transparan
Kehadiran DPRD dalam agenda tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peran koperasi dalam mendorong ekonomi masyarakat. DPRD menilai koperasi memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, M. Rifai, menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam mengembangkan koperasi di daerah.
“Kami memandang koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga perlu adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku koperasi agar dapat berkembang secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepengurusan baru Dekopinda diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat kelembagaan koperasi.
“Dengan kepengurusan yang baru, kami berharap Dekopinda dapat mendorong koperasi di Kabupaten Blitar menjadi lebih sehat, mandiri, dan memiliki daya saing,” lanjutnya.
Menurut Rifai, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Inovasi program menjadi kunci agar koperasi tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
DPRD Kabupaten Blitar, lanjutnya, akan terus mendukung langkah-langkah strategis dalam penguatan koperasi, baik melalui fungsi pengawasan maupun kebijakan yang berpihak pada ekonomi rakyat.
Momentum pengukuhan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan koperasi di Kabupaten Blitar. Dengan sinergi yang terbangun, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.





