DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Gandeng Takmir dan Warga, Doa Bersama Sambut Soekarno Run

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Gandeng Takmir dan Warga, Doa Bersama Sambut Soekarno Run
Bersama takmir masjid dan warga, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat membuka ziarah jelang Sukarno Run 2026 didampingi Bendahara DPC Kabupaten Blitar Basori (kanan Djarot) pada Jumat (6/11/2026).

Daily Dose Indonesia – Persiapan Soekarno Run Blitar 2026 tidak hanya dilakukan melalui kesiapan teknis penyelenggaraan. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar bersama takmir masjid dan masyarakat sekitar menggelar doa bersama serta tahlil di kawasan Makam Bung Karno, Kota Blitar, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk ikhtiar agar ajang lari yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (8/11/2026) berjalan lancar dan aman. Doa bersama juga menjadi momentum mengenang perjuangan Proklamator sekaligus mendoakan almarhum Mas Guruh Sukarnoputra yang memasuki peringatan 40 hari wafatnya.

Bacaan Lainnya
Banner DBHCHT Pemkab Blitar September 2026

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Basori mengatakan, kegiatan tersebut berawal dari pembicaraan setelah agenda sebelumnya di Masjid Agung. Bersama sejumlah pihak, muncul gagasan untuk menggelar tahlil di kawasan Makam Bung Karno dengan melibatkan takmir masjid dan warga sekitar.

Kegiatan kemudian berkembang dengan mengundang pengurus DPC PDI Perjuangan dari tiga wilayah, yakni Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Tulungagung. Mereka berkumpul untuk berdoa bersama sebagai bagian dari persiapan Soekarno Run sekaligus mengenang Bung Karno dan Mas Guruh Sukarnoputra.

“Bahwasanya untuk kegiatan besar seperti itu, kita harus berdoa. Paling enggak kita ngirim leluhur. Jadi kita mendoakan Sang Proklamator, mudah-mudahan diterima di sisi Allah Subhanahu wa Taala. Mudah-mudahan beliau diterima segala amal perbuatannya. Dan mudah-mudahan besok Soekarno Run ini berjalan lancar,” kata Basori.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat yang hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan, doa bersama memiliki beberapa tujuan. Selain memohon kelancaran penyelenggaraan Soekarno Run, kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada Bung Karno dan doa untuk Mas Guruh Sukarnoputra.

Djarot menyebut jumlah peserta Soekarno Run telah melampaui 4.000 pelari berdasarkan laporan panitia. Jumlah tersebut membuat penyelenggaraan membutuhkan dukungan dan kesiapan bersama agar tidak mengalami kendala.

“Karena menyandang nama Soekarno, maka panitia beserta tokoh-tokoh masyarakat perlu kita apresiasi dengan memanjatkan tahlil dan doa di Makam Bung Karno. Sekaligus juga tadi memanjatkan doa untuk Mas Guruh Sukarnoputra yang kemarin diperingati 40 hari wafatnya beliau,” ujar Djarot.

djarot basori pdi perjuangan sukarno run 2026 ziarah mbk jumat 6 november 2026
Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat bersama pengurus DPC dari Tulungagung, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar diwakili Bendahara DPC Basori (kanan Djarot) usai ziarah bersama jelang Sukarno Run, Jumat (6/11/2026).

Ia juga mengaitkan Soekarno Run dengan momentum menyambut Hari Pahlawan pada 10 November. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat mengingatkan peserta terhadap nilai perjuangan, pengorbanan, kerja keras, dan pantang menyerah yang diwariskan para pahlawan.

“Kita harapkan jiwa-jiwa kepahlawanan, semangat berkorban, kemudian bekerja keras, pantang menyerah, itu bisa masuk, bisa ditunjukkan oleh kita semua, khususnya kepada seluruh peserta Soekarno Run tahun 2026,” katanya.

Selain membawa pesan olahraga dan kebangsaan, Djarot berharap kegiatan tersebut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat kecil. Kehadiran ribuan peserta dan pihak yang terlibat diharapkan ikut menggerakkan aktivitas usaha masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

“Soekarno Run ini akan membikin perekonomian di masyarakat kecil ikut terdongkrak,” ungkapnya.

Melalui doa bersama yang melibatkan kader lintas daerah, takmir masjid, dan masyarakat sekitar, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Basori berharap persiapan Soekarno Run mendapatkan kelancaran. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat Bung Karno perlu diwujudkan melalui kerja keras, kebersamaan, dan pengabdian dalam kehidupan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *