DPRD Kabupaten Blitar Dorong Penyelesaian Keluhan Bau Limbah Peternakan di Desa Ngaringan-Gandusari

DPRD Kabupaten Blitar Dorong Penyelesaian Keluhan Bau Limbah Peternakan di Desa Ngaringan-Gandusari
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Aryo Nugroho memimpin rapat dengar pendapat warga Dusun Bintang Kecamatan Gandusari keluhkan limbah peternakan ayam yang bau pada Senin (11/5/2026).

Daily Dose Indonesia – DPRD Kabupaten Blitar mendorong penyelesaian bersama atas keluhan warga terkait bau limbah peternakan ayam di Dusun Bintang, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari. Persoalan tersebut dibahas dalam hearing Komisi III DPRD Kabupaten Blitar bersama warga, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan, Senin (11/5/2026).

Hearing digelar sebagai tindak lanjut atas surat permohonan audiensi dari warga Dusun Bintang yang mengeluhkan dugaan pencemaran udara akibat aktivitas pengolahan limbah peternakan ayam milik CV. Bumi Indah Group.

Bacaan Lainnya

Forum hearing dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, S.H., bersama pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Blitar. Sejumlah OPD terkait turut hadir, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas PUPR, DPMPTSP, Camat Gandusari, Kepala Desa Ngaringan, hingga pihak perusahaan.

Dalam hearing tersebut, warga menyampaikan keresahan atas bau tidak sedap yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Warga juga mengaku khawatir terhadap dampak kesehatan lingkungan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang tinggal di sekitar lokasi.

DPRD Kabupaten Blitar menilai persoalan tersebut perlu ditangani secara serius melalui koordinasi semua pihak agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, mengatakan hearing digelar untuk membuka ruang komunikasi antara warga, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan agar solusi penyelesaian dapat segera ditemukan.

“DPRD hadir untuk mendorong penyelesaian yang baik melalui komunikasi dan koordinasi bersama seluruh pihak terkait,” kata Aryo Nugroho.

“Kami berharap ada langkah konkret yang dapat dilakukan sehingga keluhan masyarakat bisa segera ditangani dan kondisi lingkungan tetap terjaga dengan baik,” lanjut Aryo yang merupakan politisi PDI Perjuangan.

Dalam forum tersebut, warga juga meminta adanya perhatian serius terhadap dampak bau limbah yang disebut semakin mengganggu dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah OPD terkait turut memberikan tanggapan mengenai mekanisme pengawasan dan penanganan yang dapat dilakukan sesuai kewenangan masing-masing.

DPRD Kabupaten Blitar berharap hearing tersebut menjadi langkah awal untuk mencari penyelesaian yang adil bagi masyarakat sekaligus tetap mengedepankan ketentuan peraturan yang berlaku. Selain itu, DPRD meminta seluruh pihak menjaga komunikasi agar persoalan lingkungan di Desa Ngaringan dapat diselesaikan secara kondusif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *