200 Abang Becak Blitar Terima Becak Listrik, Bupati Rijanto: Bisa Jadi Becak Wisata

200 Abang Becak Blitar Terima Becak Listrik, Bupati Rijanto: Bisa Jadi Becak Wisata
Bupati Blitar Rijanto mencoba diantar becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo untuk keliling Alun-Alun Kanigoro, Sabtu (7/3/2026).

Daily Dose Indonesia — Sebanyak 200 penarik becak di Kabupaten Blitar menerima bantuan becak listrik dalam sebuah acara penyerahan yang digelar di Pendopo Sasana Adhi Praja, Sabtu (7/3/2026). Bantuan tersebut merupakan pemberian dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Bupati Blitar Rijanto mengatakan bantuan becak listrik ini diharapkan dapat meringankan beban kerja para penarik becak sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain itu, penggunaan becak listrik juga dinilai menjadi langkah untuk menyesuaikan transportasi tradisional dengan perkembangan teknologi.

Bacaan Lainnya

“Kami menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian yang bersumber dari anggaran pribadi Bapak Prabowo Subianto, bukan berasal dari APBN. Ini adalah wujud nyata solidaritas dan keberpihakan kepada masyarakat kecil agar tetap dapat berdaya dan mengikuti perkembangan zaman,” kata Rijanto.

Menurutnya, perkembangan transportasi saat ini berlangsung sangat cepat, mulai dari penggunaan aplikasi digital hingga kendaraan listrik. Oleh karena itu, para penarik becak juga perlu beradaptasi agar tetap memiliki daya saing.

“Pemberian becak listrik ini memiliki maksud dan tujuan yang sangat mulia, yaitu meringankan beban kerja para penarik becak, meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan keluarga, mendorong penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan, serta menyesuaikan moda transportasi tradisional dengan perkembangan teknologi yang semakin modern,” ujarnya.

Becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad dengan berbagai fitur yang dirancang aman dan nyaman bagi pengguna. Rijanto berpesan kepada para penerima bantuan agar merawat kendaraan tersebut dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Rawatlah becak listrik ini dengan sebaik-baiknya. Gunakan secara bertanggung jawab, jaga kebersihannya, perhatikan perawatan baterai dan mesin, serta gunakan dengan tertib sesuai aturan lalu lintas,” kata Rijanto.

Ia juga mengingatkan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas sementara, melainkan sarana untuk meningkatkan taraf ekonomi para penarik becak. Dengan pelayanan yang ramah dan profesional, Rijanto yakin masyarakat tetap akan memilih becak sebagai salah satu moda transportasi rakyat.

Selain sebagai sarana transportasi harian, becak listrik tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Blitar. Rijanto menyebut kendaraan tersebut dapat menjadi alternatif transportasi wisata yang unik bagi pengunjung.

“Ke depan becak listrik ini berpotensi menjadi becak wisata karena sekarang banyak bermunculan pariwisata dan wisata buatan baru di Kabupaten Blitar. Akan menarik jika wisatawan diantar menggunakan becak listrik,” ujarnya.

Menurut Rijanto, konsep tersebut dapat memperkuat citra Kabupaten Blitar sebagai daerah yang mampu memadukan kearifan lokal dengan inovasi teknologi. Selain memberikan pengalaman wisata yang berbeda bagi pengunjung, langkah tersebut juga berpotensi membuka sumber penghasilan baru bagi para penarik becak.

Bupati Rijanto berharap program bantuan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat kecil yang merasakan manfaatnya. Pemerintah Kabupaten Blitar juga berkomitmen mendukung berbagai upaya meningkatkan kesejahteraan wong cilik seperti di kegiatan serah terima becak tersebut pihaknya mengundang Kepala BPJS Ketenagakerjaan untuk mengupayakan perlindungan pekerja rentan agar bisa dilindungi asuransi.

“Semoga bantuan ini benar-benar menjadi sarana peningkatan ekonomi dan membuka peluang baru bagi para penarik becak,” kata Rijanto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *