Daily Dose Indonesia — Peristiwa tragis terjadi di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, pada Kamis (6/11/2025) pagi. Seorang pria bernama S, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban, meninggal dunia setelah kompresor miliknya meledak saat sedang diisi.
Berdasarkan keterangan kepolisian dan saksi di lokasi, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban diketahui tengah berada di teras rumahnya untuk mengisi kompresor menggunakan mesin diesel. Aktivitas tersebut merupakan rutinitas korban setiap pagi sebelum memulai pekerjaan.
Namun, sekitar 15 menit kemudian, warga sekitar dikejutkan oleh suara ledakan keras dari arah rumah korban. Sri Wahyuni, istri korban yang berada di dalam rumah, segera keluar dan mendapati kondisi teras rumah berantakan, kaca etalase pecah, dan suaminya sudah tergeletak di lantai.
Menurut keterangan saksi, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan kepala mengarah ke timur. Dari bagian belakang kepala korban terlihat mengeluarkan darah, dan saat diperiksa, korban sudah tidak bernyawa.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kesamben, Polres Blitar. Petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil visum luar, korban dinyatakan meninggal akibat luka fatal yang diakibatkan oleh ledakan tersebut. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah kecelakaan kerja.
Surat pernyataan penerimaan tersebut telah dibuat dan ditandatangani oleh keluarga korban dengan disaksikan oleh kepala desa serta tokoh masyarakat setempat.
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja yang menggunakan peralatan bertekanan tinggi seperti kompresor, agar selalu memeriksa kondisi alat sebelum digunakan serta memperhatikan faktor keamanan guna mencegah peristiwa serupa terjadi di kemudian hari.





