Daily Dose Indonesia – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung terus memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah Provinsi Lampung. Melalui berbagai agenda strategis, dinas ini berupaya menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari pengelolaan sampah, konservasi alam, hingga pengendalian polusi.
Agenda kerja DLH Lampung juga selaras dengan arah kebijakan nasional di bidang lingkungan hidup yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.
Pengelolaan Sampah dan Penguatan Program 3R
Salah satu fokus utama DLH Lampung adalah meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dan fasilitas umum. Melalui program Bank Sampah dan penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mengurangi sampah sejak dari sumbernya.
Selain itu, pembangunan fasilitas seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terpadu juga menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pengelolaan yang berkelanjutan. DLH Lampung berupaya menjadikan pengelolaan sampah tidak hanya sebagai tanggung jawab pemerintah, tetapi juga sebagai gerakan sosial masyarakat untuk menciptakan kota yang bersih dan sehat.
Konservasi Alam dan Pengendalian Polusi
DLH Lampung juga menjalankan program konservasi alam dan keanekaragaman hayati melalui rehabilitasi hutan dan penanaman pohon di kawasan kritis. Upaya ini bertujuan mengembalikan keseimbangan ekosistem yang rusak akibat aktivitas manusia maupun perubahan iklim.
Selain itu, pengawasan terhadap pencemaran udara dan air menjadi agenda penting lainnya. https://dlhlampung.id/ secara rutin memantau kualitas udara di kawasan perkotaan dan melakukan penegakan hukum terhadap industri yang melanggar batas emisi. Upaya pengendalian polusi laut pun tidak luput dari perhatian, terutama dalam mengurangi pencemaran akibat limbah plastik dan bahan kimia berbahaya.
Mitigasi Perubahan Iklim dan Edukasi Lingkungan
Dalam menghadapi dampak perubahan iklim global, DLH Lampung turut berperan aktif dalam menerapkan kebijakan pengurangan emisi gas rumah kaca serta memperkenalkan penggunaan energi terbarukan di berbagai sektor.
Edukasi publik juga menjadi bagian penting dari agenda dinas ini. Melalui pelatihan, seminar, dan kampanye lingkungan seperti Hari Tanpa Plastik dan Hari Bumi, DLH Lampung terus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga bumi dari ancaman krisis iklim.
Program Ekonomi Hijau dan Circular Economy
Selain menjaga lingkungan, DLH Lampung juga mendorong penerapan ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi sirkular (circular economy). Tujuannya adalah mengubah paradigma masyarakat dan pelaku industri agar lebih efisien dalam penggunaan sumber daya alam.
Program ini diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja hijau sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan yang ramah lingkungan. Contohnya, mendukung UMKM yang menggunakan bahan daur ulang serta mengembangkan produk-produk lokal berkonsep eco-friendly.
Infrastruktur Hijau dan Kota Berkelanjutan
Dalam aspek tata kota, DLH Lampung mendorong pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) yang berfungsi sebagai paru-paru kota dan tempat rekreasi masyarakat. Upaya ini sekaligus mendukung visi kota berkelanjutan dengan mengintegrasikan transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air hujan, dan pengurangan polusi perkotaan.
Dengan semua agenda tersebut, https://dlhlampung.id/ berkomitmen tidak hanya menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi publik, Lampung diharapkan menjadi provinsi yang tangguh, bersih, dan berkelanjutan di masa depan.





