Walau Termuda Punya Target Besar, Nasa Barcelona Siap Jika Ditunjuk Pimpin PKB Kabupaten Blitar

Walau Termuda Punya Target Besar, Nasa Barcelona Siap Jika Ditunjuk Pimpin PKB Kabupaten Blitar
Nasa Barcelona Marhaenis saat ditemui awak media usai rapat paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Senin (30/3/2026).

Daily Dose Indonesia – Nama Nasa Barcelona Marhaenis menjadi salah satu kejutan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Blitar yang digelar Sabtu (28/3/2026). Di antara lima nama yang muncul sebagai bakal calon ketua DPC, Nasa tercatat sebagai kader paling muda sekaligus relatif baru di Partai Kebangkitan Bangsa.

Perempuan berusia 34 tahun itu mengaku tidak menyangka namanya ikut diputuskan dalam forum musyawarah sebagai kandidat calon ketua DPC PKB Kabupaten Blitar. Padahal, dirinya baru bergabung dengan PKB pada Pemilu 2024 lalu.

Bacaan Lainnya

“Saya pun juga nggak nyangka seperti ini,” ujar Nasa Barcelona Marhaenis kepada awak media di sela kegiatannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Blitar, Senin (30/3/2026).

Meski tergolong baru, Nasa bukan sosok asing di dunia politik Blitar. Ia merupakan anggota DPRD Kabupaten Blitar dua periode. Pada periode sebelumnya, ia duduk dari fraksi PDI Perjuangan sebelum akhirnya berpindah ke PKB pada Pemilu 2024 dan kembali terpilih.

Selain itu, Nasa juga dikenal sebagai putri dari politisi senior Blitar, Marhaenis Urip Widodo, yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Blitar. Latar belakang tersebut membuatnya dinilai memiliki modal politik yang kuat, meski dirinya tetap memilih bersikap rendah hati.

Dalam proses menuju tahap selanjutnya, Nasa menyebut dirinya harus mempersiapkan diri secara serius untuk menghadapi fit and proper test di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Untuk fit and proper test habis ini kita ke Jakarta. Mau nggak mau harus belajar, karena saya masih baru di PKB,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ambisi pribadi untuk menjadi ketua. Namun sebagai kader, ia siap menjalankan apa pun keputusan partai.

“Saya pribadi nggak punya angan-angan atau ambisi untuk jadi ketua. Tapi kalau itu perintah partai, harus siap dan berusaha menjadi lebih baik,” tegasnya.

Nasa menyadari bahwa pengalamannya di PKB masih terbatas dibanding kader lain yang lebih senior. Karena itu, ia menekankan pentingnya belajar dan beradaptasi dengan kultur partai.

“Saya masih banyak belajar dari para senior di PKB. Karena di PKB tentu berbeda dengan partai saya sebelumnya,” ujarnya.

Di balik sikap rendah hati tersebut, Nasa tetap memiliki visi yang cukup ambisius. Ia menargetkan peningkatan jumlah kursi PKB di DPRD Kabupaten Blitar pada periode mendatang.

“Kursi PKB yang sekarang 11, kalau bisa naik jadi minimal 13,” ungkapnya.

Target tersebut menjadi gambaran komitmennya dalam memperkuat posisi PKB di tingkat daerah, jika nantinya dipercaya memimpin DPC.

Kini, lima calon Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar yang diputuskan Muscab termasuk Nasa ada Gus Tamim, M Rifai, Nur Fatoni dan Lutfi Aziz akan mengikuti rangkaian uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB. Proses tersebut akan menentukan siapa yang dinilai paling layak untuk menahkodai PKB Kabupaten Blitar ke depan.

Dengan kombinasi latar belakang politik, usia muda, dan semangat belajar, Nasa Barcelona menjadi salah satu figur yang mencuri perhatian dalam bursa calon ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, meski ia sendiri tetap memilih merendah dan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada partai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *