Daily Dose Indonesia – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya dukungan perbankan dalam memperkuat permodalan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Blitar. Hal itu disampaikan saat dirinya meninjau langsung Bazar UMKM Ramadhan binaan Bank Jatim yang digelar di Kantor Cabang Bank Jatim Blitar pada Rabu (4/3/2026) di Kota Blitar.
Dalam kunjungan tersebut, Rijanto berkeliling dari satu stan ke stan lainnya untuk melihat langsung produk yang dipamerkan para pelaku UMKM binaan Bank Jatim. Ia menilai kualitas produk yang ditampilkan cukup baik dan memiliki potensi untuk terus berkembang jika didukung pembinaan dan akses permodalan yang memadai.
“Saya Rijanto Bupati Blitar saat ini hadir di kantor cabang Bank Jatim Blitar. Alhamdulillah saya bertemu Kepala Cabang Bank Jatim Bu Five bersama staf, yang saat ini beliau mengadakan kegiatan sangat baik di bulan suci Ramadhan yaitu pameran atau bazar murah ataupun pasar murah UMKM,” ujar Rijanto.
Ia menilai kegiatan bazar tersebut tidak hanya memberi ruang promosi bagi pelaku UMKM, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Yang tentunya saya tadi melihat dari stand satu, ke stand berikutnya, apa yang dipamerkan dan yang dijual oleh UMKM binaan Bank Jatim sangat bagus sekali, dan ada tadi bahan pokok dijual di bawah harga pasar dapat subsidi dari Bank Jatim,” lanjutnya.
Rijanto menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim yang terus menghadirkan program yang mendukung perekonomian masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan ketika kebutuhan masyarakat meningkat.
“Semoga di bulan suci Ramadhan kehidupan masyarakat Blitar terutama di bidang ekonomi, bisa mendapatkan bahan pokok yang stabil, tetap bisa terjangkau,” ujarnya.
Lebih jauh, Rijanto menegaskan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi UMKM yang sangat besar. Namun agar sektor ini terus berkembang, diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, serta berbagai pihak terkait.
“Ya tentunya kita sendiri tahu persis Blitar itu potensi UMKMnya sangat luar biasa. Ini perlu hadirnya pemerintah termasuk perbankan untuk mendampingi UMKM agar tetap eksis,” katanya.
Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya dalam bentuk permodalan, tetapi juga kemudahan perizinan serta pembinaan usaha agar pelaku UMKM mampu meningkatkan nilai tambah produk mereka.
“Selama ini memang sudah hadir, dari perbankan hadir, dari pemerintah daerah hadir, namun ini terus perlu ada keberlanjutan dan peningkatan sehingga kehidupan UMKM di Blitar semakin eksis,” ujarnya.
Menurut Rijanto, pemerintah Kabupaten Blitar juga terus berupaya mendorong kemudahan perizinan bagi pelaku usaha. Rijanto menyebut di momen Ramadhan ini ia telah melakukan pertemuan bersama BPOM dan sejumlah komunitas UMKM untuk membahas proses perizinan yang lebih mudah bagi produk UMKM.
“Harus ada kolaborasi antara pemerintah daerah kemudian juga dari pakar-pakar akademisi yang tentunya perlu pembinaan untuk meningkatkan hilirisasi ini sangat baik sekali,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Jatim Blitar Five Saudisa Adha Purnama Hidayat, menjelaskan bazar Ramadhan berlangsung mulai Senin (2/3/2026) kemarin hingga Jumat (6/3/2026) besok. Kegiatan ini juga mendorong transaksi non tunai melalui penggunaan QRIS, dimana dari 13 stand UMKM binaan bank Jatim yang terlibat disini semua menyediakan pembayaran melalui QRIS.
Five menambahkan di bazar UMKM ini, Bank Jatim juga menjual paket sembako murah sebagai bentuk kepedulian bank Jatim dalam membantu kestabilan kebutuhan pokok di bulan Ramadhan. Paket sembako tersebut dijual seharga Rp 100 ribu berisi beras 5 kg, minyak goreng, dan gula.
“Stand UMKM ada 13 ya, sebenarnya banyak binaan kita berminat cuma tempatnya ada di lahan parkir juga terbatas, ini jadi pertimbangan kedepannya untuk lebih baik. Untuk paket sembakonya harga 100 ribu rupiah berisi beras 5 kilo, minyak 1liter dan gula, kita menyiapkan 1250 paket yang setiap hari kita jual 250 paket,” ujarnya.





