Kabupaten dan Kota Blitar Perbarui MoU, Bupati Rijanto Tegaskan Pembangunan Harus Terintegrasi

Kabupaten dan Kota Blitar Perbarui MoU, Bupati Rijanto Tegaskan Pembangunan Harus Terintegrasi
Bupati Blitar Rijanto dan Walikota Blitar Mas Ibin menandatangani MoU agar pembangunan Blitar Raya semakin terintegrasi mulai 2026.

Daily Dose Indonesia — Pemerintah Kabupaten Blitar dan Pemerintah Kota Blitar memperbarui nota kesepahaman (MoU) kerja sama lintas wilayah yang berlaku lima tahunan. Penandatanganan kesepakatan tersebut digelar di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Kabupaten Blitar, Rabu (4/3/2026), sebagai langkah memperkuat sinergi pembangunan di kawasan Blitar Raya.

Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa kerja sama antara dua daerah bertetangga ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan komitmen strategis untuk memperkuat kolaborasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kesepakatan bersama yang ditanda tangani pada hari ini bukan sekadar dokumen administratif hitam di atas putih, namun adalah wujud komitmen strategis guna memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, memberikan kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Blitar, serta mendukung program pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat, pelatihan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” kata Rijanto.

Kerja sama ini juga melibatkan dunia akademik, antara lain Universitas Islam Balitar (UNISBA) dan Universitas Madani Indonesia (UMINA) Blitar. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat dioptimalkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan di lapangan.

Menurut Rijanto, kehadiran perguruan tinggi dalam kerja sama ini akan memperkuat basis kebijakan pembangunan yang lebih ilmiah dan berbasis data. Ia menyebut kolaborasi antara riset akademik dan kebijakan pemerintah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Dengan kata lain, kesepakatan bersama ini adalah upaya konkret untuk mengoptimalkan peran dan fungsi tri dharma perguruan tinggi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar benar-benar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik melalui pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan. Pemerintah daerah berharap integrasi program lintas wilayah dapat mempercepat pembangunan serta memperkuat daya saing Blitar Raya.

Rijanto menekankan bahwa Kabupaten Blitar dan Kota Blitar memiliki keterkaitan historis, geografis, dan kultural yang kuat. Karena itu, pembangunan ke depan harus dirancang secara terintegrasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Kabupaten dan Kota Blitar adalah satu kesatuan historis, geografis, dan kultural. Tantangan pembangunan ke depan tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Kita membutuhkan koordinasi lintas wilayah, perencanaan yang terintegrasi, serta kebijakan yang saling menguatkan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat semata,” kata Rijanto.

Rijanto MoU Kabupaten Kota 2026
Bupati Blitar Rijanto saat memberikan sambutan dalam MoU Kabupaten dan Kota Blitar di 2026.

Ia menambahkan bahwa dunia akademik memiliki kekuatan dalam riset dan inovasi, sementara pemerintah daerah memiliki kewenangan regulatif serta kemampuan implementasi kebijakan. Sinergi keduanya diyakini dapat menghasilkan solusi pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dalam kerja sama tersebut, pemerintah daerah berharap lahir riset-riset aplikatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, program pemberdayaan yang meningkatkan daya saing UMKM dan ekonomi lokal, penguatan kapasitas aparatur dan generasi muda, serta inovasi kebijakan berbasis kajian akademik.

“Seluruh upaya ini bermuara pada satu tujuan besar, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Blitar Raya yang maju, harmonis, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara Walikota Blitar Syauqul Muhibbin yang akrab disapa Mas Ibin mengucapkan terima kasih kepala Bupati Blitar Rijanto yang mengundang untuk mengadakan MOU kerjasama antar dua daerah yang sama menyandang nama Blitar. Mas Ibin berharap setelah MoU kerjasama kota atau kabupaten semakin meningkas sinergitasnya. Sehingga kebijakan pembangunan bisa dilakukan sinkronisasi di bidang potensial apakah itu terkait pendidikan, pariwisata, perdagangan, hingga masalah lingkungan hidup.

Kabupaten Blitar ini banyak memiliki pantai yang indah dan alami yang tentu banyak wisata berdatangan, nanti mungkin kami Pemerintah Kota Blitar menyediakan mobil pariwisata atau menginapnya nanti bisa di kota, lalu bidang pangan pangan kabupaten punya lahan yang luas kita bisa menyerap, begitu juga masalah sampah karena kita bertetanggaan kita akan bersinergi untuk bersama-sama agar lingkungan sama-sama bersihnya,” papar Mas Ibin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *